Bu Juju : "Generik ya Buk, jangan mau ah...kapan sembuhnya?"
Bu Lestari : "Loh memang kenapa Bu, biasanya anak saya minum ini juga sembuh kok.."
Bu Juju : Masa sih, yaa setahu saya generik tu kurang ampuh..kan agak murah..mahal dikit mending yang bermerek kalo saya mah.."
Bu Lestari : "Ah gak perlu Bu, ini juga sama kok khasiatnya.."
Seorang bapak paruh baya ikut menimpali,
Pak Zul : "ya lebih bagus obat bermerek lah, soalnya dia punya merek. Kalau generik kan ngga punya."
Pak Toro : "Sama aja buk,pak, malah kalau saya berobat saya minta diresepin obat generik. Udah lebih murah, khasiatnya sama aja."
Apoteker :"Bu, memang benar bahwa obat generik sama saja khasiatnya dengan obat bermerek. Jadi pasaran ada dua jenis obat generik, yaitu Obat Generik Berlogo atau OGB, dan obat generik bermerek atau branded generic. Sebenarnya ndak ada perbedaan kandungannya, bedanya cuma logo dan merek yang ada di kemasan obat. Obat Generik Berlogo yang biasa kita sebut generik itu, sedangkan obat bermerek biasanya mencantumkan perusahaan farmasi yang memproduksinya. Walaupun sama-sama obat generik, obat generik bermerek harga jualnya memang lebih mahal karena ditentukan oleh kebijakan perusahaan farmasi tersebut, nah obat generik berlogo harganya sudah ditetapkan sama pemerintah, supaya lebih mudah dijangkau masyarakat. Biar masyarakat juga bisa beli obat dengan kualitas terjamin, dan harga terjangkau Bu...
Bu Juju :"Lha kok sampeyan tahu kalau kualitasnya terjamin?? Wong murah gitu.."
Apoteker :"Ya karena kandungan obat generik memang sama dengan obat generik bermerek itu tadi Bu, sama plek. Cuma bedanya kalau obat generik ini ndak ada biaya kemasan dan promosi. makanya Ibu ndak pernah lihat iklan OGB di televisi kan..hehehe. Nah yang bermerek tadi, karena kemasannya dipercantik dan juga diiklankan, makanya sampai di konsumen jadi lebih mahal.
Pak Toro :"Lagian orang kan makan generiknya Bu, bukan mereknya...kan yang menyembuhkan generiknya."
Bu Juju :"Hmm iya juga sih, tapi tetep aja kan, harga itu membawa kualitas, kayak kalo kita beli baju..."
Apoteker :"Hehehe..memang benar bu, harga membawa kualitas, tapi membeli obat ngga bisa disamakan dengan ibu belanja baju atau elektronik. Karena pembuatan obat generik ini juga ada standarnya Bu."
Bu Juju :"Oh ada standarnya toh?Saya malah ndak pernah tahu..
Pak Zul :"Betul juga sih, tetangga saya aja kena TB, yang satu diobatin pake generik, yang satunya pakai obat bermerek, sama-sama sembuh kok. Bareng lagi."
Pak Toro:"Tuh kan Bu...berarti saya pasien cerdas ya Pak? Hahaha."






